Pada tanggal 16 September 2024, Program Studi Patologi Klinik Fakultas Diponegoro Semarang mengadakan kuliah tamu berjudul “A Strategy to Improve the Transfusion Safety for Multitransfused Patients”. Kegiatan kuliah tamu kali ini merupakan kuliah tamu luar negeri kedua pada tahun 2024 dimana sebelumnya telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 secara daring.
Berbeda dengan kegiatan kuliah tamu sebelumnya, kuliah tamu kali ini dilaksanakan secara luring bertempat di Aula Dekanat lantai 3 Gedung Dekanat FK UNDIP/RSUP Dr. Kariadi Semarang dengan menghadirkan narasumber : Hans Vrielink, MD, Ph.D seorang Medical Apheresis Specialist dan A.M.E Sundermeijer, M.Sc yang merupakan Head of Reference Immunohematology Laboratory, keduanya dari Sanquin Blood Supply Foundation, Netherland
Hans Vrielink, MD, Ph.D sebagai pembicara pertama memaparkan materi berjudul “Incompatibility : What is the Right Blood Component?” yang menjelaskan tentang pemilihan komponen darah yang sesuai terutama bagi pasien yang telah mendapatkan transfusi berulang. Pasien multitransfusi tentu sudah mengalami perubahan susunan antibodi dalam darah akibat reksi aloimunisasi dari pemberian transfusi berulang, sehingga akan semakin sulit untuk mendapatkan donor yang kompatibel. Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah prosedur pre transfusi yang lebih advance untuk kasus-kasus multitransfusi.

Sebagai narasumber kedua, A.M.E Sundermeijer, M.Sc dengan judul “Prevention of Irregular Antibodies in Female and Multitransfused Patients” menjelaskan bahwa untuk mencegah terjadinya reaksi hemolitik akibat antibodi ireguler pada pasien wanita hamil dan kasus multitransfusi, selain dengan tes inkompatibilitas golongan darah ABO Rh, crossmatch, dan Coomb test, juga perlu dilakukan identifikasi antibodi untuk mendapatkan donor yang benar-benar sesuai sehingga tidak menimbulkan akibat yang lebih buruk di masa mendatang.
Dalam kuliah tamu ini juga terdapat sesi mini workshop (wet lab) pemeriksaan identifikasi antibodi menggunakan teknologi gel card terbaru yang efisien, cepat, dan akurat.
Sebagai sesi terakhir dilanjutkan dengan diskusi yang dimoderatori oleh dr. Like Rahayu Nindhita, SpPK, staf pengajar bagian Patologi Klinik FK UNDIP / RSUP Dr. Kariadi yang mendalami bidang Bank Darah dan Kedokteran Transfusi.
Kegiatan kuliah tamu diikuti oleh mahasiswa PPDS, staf pengajar Patologi Klinik, serta beberapa Ahli Teknologi Laboratorium Medik FK Undip / RSUP Dr. Kariadi Semarang dan ditutup dengan pemberian cenderamata kepada narasumber dan foto bersama. Kuliah tamu luar negeri ini diharapkan dapat menjadi titik kolaborasi dan pembelajaran yang berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam bidang Bank Darah dan Kedokteran Transfusi di Indonesia.
